Review Shokz OpenFit Pro Indonesia: Open-Ear Earbuds dengan Noise Reduction yang Bikin Ketagihan!

Refnaldi Kurniawan
Tambahkan
...
0
Review Shokz OpenFit Pro Indonesia: Open-Ear Earbuds dengan Noise Reduction yang Bikin Ketagihan!

Firmware StockDi tengah hiruk-pikuk ibu kota yang tak pernah sepi, saya mencoba sesuatu yang benar-benar berbeda. Shokz OpenFit Pro tiba di Indonesia tepat di minggu kedua Mei ini, dan dalam waktu kurang dari seminggu sudah menjadi perbincangan di kalangan pecinta gadget olahraga dan pekerja mobile. Bukan sekadar earbuds biasa yang menutup telinga rapat-rapat. Ini open-ear earbuds yang justru membiarkan Anda tetap mendengar dunia sekitar, tapi tetap menyajikan pengalaman audio yang memukau.

Saya menguji Shokz OpenFit Pro selama lebih dari 70 jam di berbagai situasi: lari pagi di kawasan Sudirman, naik MRT yang penuh sesak, meeting Zoom di kafe, hingga mendengarkan podcast sambil berkendara motor di malam hari. Hasilnya? Saya mengerti kenapa banyak yang bilang ini adalah “game changer” di segmen open-ear.

Desain yang Ringan, Nyaman, dan Siap Ikut Aktivitas Harian Anda

Pertama kali mengeluarkan Shokz OpenFit Pro dari kemasannya, kesan pertama adalah “ini kok ringan sekali?”. Bobot total hanya 8,2 gram per earbud, dengan desain clip-on yang mengait lembut di daun telinga tanpa masuk ke liang telinga sama sekali. Tidak ada rasa tekanan, tidak ada keringat yang terperangkap, dan yang paling penting: Anda tetap bisa mendengar klakson motor atau panggilan teman di belakang.

Materialnya menggunakan silicone medical-grade yang fleksibel dan anti-slip. Di cuaca panas Jakarta yang mencapai 34 derajat, earbuds ini tidak pernah terasa lengket atau mudah lepas meski saya pakai sambil berlari 10 kilometer. Terdapat tiga ukuran ear hook yang bisa disesuaikan, sehingga cocok untuk berbagai bentuk telinga Asia – termasuk telinga kecil seperti milik saya.

Tersedia dalam dua warna yang elegan: Black Shadow dan Pearl White. Versi Pearl White terlihat premium dan tidak terlalu mencolok saat dipakai di kantor atau saat meeting hybrid.

Noise Reduction yang Bikin Ketagihan – Fitur Andalan yang Benar-Benar Baru

Ini dia bagian yang paling saya tunggu-tunggu. Shokz OpenFit Pro membawa teknologi DirectPitch™ 2.0 yang diklaim mampu mengurangi kebisingan sekitar hingga 30% tanpa menutup telinga. Bukan ANC tradisional yang memblokir suara, melainkan adaptive sound processing yang pintar.

Saya uji di dalam MRT jam sibuk. Biasanya, suara kereta dan pengumuman stasiun sangat mengganggu. Dengan OpenFit Pro, volume musik atau podcast saya tidak perlu dinaikkan terlalu tinggi. Suara vokal tetap jernih, bass tetap terasa “punchy”, dan kebisingan eksternal tidak hilang total – hanya menjadi latar yang tidak mengganggu. Ini yang membuatnya aman untuk olahraga outdoor atau bersepeda di jalan raya.

Fitur yang paling saya suka adalah Adaptive Awareness Mode. Saat Anda berlari di trotoar, earbuds ini otomatis mendeteksi suara kendaraan di belakang dan sedikit menurunkan volume musik sambil memperjelas suara tersebut. Hasilnya? Rasanya seperti punya “telinga super” tanpa mengorbankan keselamatan.

Kualitas Suara yang Melampaui Ekspektasi Open-Ear

Banyak orang ragu dengan kualitas audio open-ear karena biasanya bass-nya lemah dan soundstage-nya sempit. Shokz OpenFit Pro membuktikan sebaliknya.

Driver 16mm yang lebih besar dari generasi sebelumnya menghasilkan bass yang dalam dan terkontrol. Saat mendengarkan lagu-lagu EDM atau hip-hop Indonesia terkini seperti yang diproduksi Rich Brian, dentuman bass terasa solid tanpa mengganggu keseimbangan vokal. Mid-range sangat natural, cocok untuk podcast dan audiobook. Treble-nya jernih tanpa sibilance yang menusuk telinga.

Dukungan codec SBC dan AAC membuat pairing dengan ponsel Android maupun iPhone sangat mulus. Saya juga mencoba koneksi multipoint – bisa terhubung ke laptop untuk Zoom dan ponsel untuk musik secara bersamaan. Tidak ada lag yang terasa saat beralih.

Baterai Tahan Lama dan Fitur Praktis Lainnya

Klaim baterai 11 jam pemakaian terus-menerus (tanpa noise reduction) dan total 48 jam dengan charging case terbukti akurat dalam pengujian saya. Saya pakai seharian penuh – pagi olahraga, siang meeting, sore mendengarkan musik – dan baru kehabisan di malam hari.

Charging case-nya kompak, mendukung wireless charging, dan punya indikator LED yang jelas. IP55 rating membuatnya tahan keringat dan hujan gerimis, cocok untuk pengguna aktif di musim hujan Indonesia.

Aplikasi Shokz App (tersedia di Play Store dan App Store) memberikan equalizer yang cukup lengkap dengan preset “Workout”, “Podcast”, dan “Commute”. Ada juga fitur Find My Earbuds yang sangat membantu jika suatu saat earbuds jatuh saat berlari.

Kelebihan dan Kekurangan yang Jujur

Kelebihan:

  • Desain open-ear paling nyaman yang pernah saya coba
  • Noise reduction inovatif untuk kategori ini
  • Suara seimbang dengan bass yang mengejutkan
  • Baterai awet dan charging cepat
  • Aman untuk olahraga outdoor dan aktivitas sehari-hari di kota besar

Kekurangan:

  • Harga Rp4.499.000 masih tergolong premium untuk open-ear earbuds
  • Noise reduction belum sekuat ANC pada earbuds in-ear premium
  • Tidak ada dukungan multipoint lebih dari dua perangkat sekaligus
  • Bass tetap tidak sekuat earbuds yang masuk ke telinga (meski sudah jauh lebih baik)

Siapa yang Harus Membeli Shokz OpenFit Pro?

Jika Anda adalah orang yang:

  • Suka olahraga outdoor tapi tetap ingin mendengar lingkungan sekitar
  • Bekerja di luar ruangan atau sering berkomunikasi sambil mendengarkan musik
  • Bosan dengan earbuds yang membuat telinga panas dan berkeringat
  • Ingin earbuds yang terasa “tidak ada” di telinga tapi tetap powerful

Maka Shokz OpenFit Pro adalah pilihan yang sangat tepat. Bagi yang sudah punya Shokz OpenFit generasi pertama, upgrade ke Pro ini terasa sangat worth it karena noise reduction-nya benar-benar membawa pengalaman baru.

Kesimpulan: Open-Ear yang Akhirnya Serius dengan Kualitas Audio

Shokz OpenFit Pro bukan sekadar earbuds open-ear biasa. Ini adalah bukti bahwa teknologi audio bisa maju tanpa mengorbankan keselamatan dan kenyamanan. Di Indonesia yang lalu lintasnya padat dan cuacanya ekstrem, produk seperti ini bukan lagi luxury – melainkan kebutuhan bagi mereka yang aktif.

Saya pribadi sudah memutuskan untuk menjadikannya daily driver. Rasanya sulit kembali ke earbuds in-ear setelah merasakan kebebasan ini.

Apakah Shokz OpenFit Pro layak dibeli di harga Rp4,5 jutaan? Jawaban saya: iya, jika Anda mencari kenyamanan jangka panjang dan fitur yang benar-benar berguna di kehidupan sehari-hari.

Sudah punya Shokz OpenFit Pro? Atau masih ragu? Tulis pengalaman Anda di kolom komentar di bawah. Siapa tahu review Anda bisa membantu pembaca lain yang sedang mempertimbangkan untuk upgrade earbuds mereka di pertengahan tahun 2026 ini.

Baca Juga

Tersalin!
Refnaldi Kurniawan
Refnaldi Kurniawan
Front-end web developer at Kabar Riau

Posting Komentar