Huawei dikabarkan sedang menyiapkan laptop flagship baru bernama MateBook Pro S. Perangkat ini menarik perhatian karena bobotnya disebut hanya sekitar 798 gram, jauh lebih ringan daripada MacBook Air 13 inci dengan chip M5 yang memiliki bobot resmi 1,23 kilogram.
Berdasarkan kedua angka tersebut, Huawei MateBook Pro S berpotensi sekitar 432 gram atau 35,1 persen lebih ringan daripada MacBook Air M5. Namun, informasi mengenai laptop Huawei tersebut masih berasal dari bocoran dan belum menjadi spesifikasi resmi yang diumumkan perusahaan.
Huawei MateBook Pro S Dikabarkan Meluncur pada Agustus 2026
Informasi mengenai MateBook Pro S beredar setelah seorang pengguna Weibo mengunggah foto perangkat berbentuk MateBook yang diletakkan di atas timbangan. Angka pada timbangan tersebut menunjukkan bobot 798 gram.
Bocoran itu kemudian dikaitkan dengan nama MateBook Pro S, yang diperkirakan akan menjadi penerus atau varian lebih ringan dari MateBook Pro berbasis HarmonyOS. Notebookcheck melaporkan bahwa perangkat tersebut kemungkinan diperkenalkan dalam acara Huawei yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Agustus 2026 pukul 14.30 waktu GMT+8.
Meski jadwal acaranya telah disebutkan, belum ada konfirmasi resmi bahwa MateBook Pro S pasti menjadi salah satu produk yang diperkenalkan. Nama pemasaran, spesifikasi, serta waktu penjualan masih dapat berubah sebelum pengumuman berlangsung.
Bobot 798 Gram Menjadi Daya Tarik Utama
Jika informasi bocoran terbukti benar, bobot di bawah 800 gram akan menjadi salah satu keunggulan terbesar Huawei MateBook Pro S. Angka tersebut sangat ringan untuk sebuah laptop dengan desain konvensional yang sudah memiliki layar, keyboard, baterai, dan touchpad dalam satu bodi.
Sebagai pembanding, MacBook Air 13 inci dengan chip M5 mempunyai bobot resmi 1,23 kilogram. Apple juga mencantumkan ketebalan 1,13 sentimeter atau 11,3 milimeter untuk laptop tersebut.
Berikut perbandingan berdasarkan informasi yang tersedia hingga 31 Juli 2026:
| Spesifikasi | Huawei MateBook Pro S | MacBook Air 13 inci M5 |
|---|---|---|
| Status produk | Belum diumumkan resmi | Sudah diumumkan |
| Bobot | Sekitar 798 gram, berdasarkan bocoran | 1,23 kilogram |
| Selisih bobot | Sekitar 432 gram lebih ringan | - |
| Ketebalan | Belum diketahui | 11,3 milimeter |
| Prosesor | Kirin XE90, belum dikonfirmasi | Apple M5 |
| Memori | 16 GB, 24 GB, atau 32 GB, berdasarkan bocoran | 16 GB, dapat dikonfigurasi ke 24 GB atau 32 GB |
| Penyimpanan | 512 GB atau 1 TB, berdasarkan bocoran | 512 GB hingga 4 TB |
| Sistem operasi | Diperkirakan HarmonyOS | macOS |
| Jadwal peluncuran | Diperkirakan 5 Agustus 2026 | Diumumkan 3 Maret 2026 |
Perlu diperhatikan bahwa belum ada data ketebalan MateBook Pro S yang dapat diverifikasi. Oleh karena itu, klaim bahwa perangkat ini lebih tipis daripada MacBook Air M5 belum dapat dipastikan. Untuk sementara, perbandingan yang dapat dihitung secara jelas hanya menyangkut bobot.
Kirin XE90 Diperkirakan Menjadi Otak MateBook Pro S
Selain bobot, bocoran juga menyebut penggunaan prosesor Kirin XE90. Chip tersebut kabarnya merupakan versi dengan kecepatan lebih tinggi dari Kirin X90, bukan arsitektur yang sepenuhnya baru.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Kirin XE90 mempunyai sepuluh inti pemrosesan. Konfigurasinya dikabarkan terdiri dari empat inti berkecepatan 2,45 GHz, empat inti 2,1 GHz, dan dua inti 2,15 GHz. Rincian tersebut belum dikonfirmasi oleh Huawei sehingga belum dapat digunakan untuk menyimpulkan tingkat performa sebenarnya.
Kirin X90 sebelumnya digunakan pada MateBook Pro dan MateBook Fold berbasis HarmonyOS. Penggunaan prosesor ARM buatan sendiri memperlihatkan upaya Huawei membangun ekosistem komputer yang tidak bergantung sepenuhnya pada chip Intel, AMD, atau Qualcomm.
Namun, kecepatan prosesor bukan satu-satunya faktor yang menentukan pengalaman penggunaan. Efisiensi baterai, kemampuan sistem pendingin, kompatibilitas aplikasi, performa grafis, serta optimasi HarmonyOS juga akan sangat berpengaruh.
Pilihan RAM, Penyimpanan, dan Warna yang Bocor
MateBook Pro S disebut akan tersedia dengan pilihan memori 16 GB, 24 GB, dan 32 GB. Sementara itu, kapasitas penyimpanannya dikabarkan tersedia dalam pilihan 512 GB serta 1 TB.
Bocoran yang sama menyebut empat edisi layar atau produk, yaitu Standard, Collector’s, Anti-Peep, dan Soft-Light Edition. Varian Anti-Peep kemungkinan berfokus pada perlindungan privasi layar, sedangkan Soft-Light diperkirakan menggunakan lapisan yang dapat mengurangi pantulan cahaya. Namun, fungsi pastinya masih perlu menunggu penjelasan Huawei.
Pilihan warnanya dikabarkan terdiri dari kuning, putih, abu-abu, ungu, dan hitam. Jika benar, variasi tersebut akan membuat MateBook Pro S tampil lebih beragam dibandingkan sebagian besar laptop bisnis yang biasanya hanya tersedia dalam warna hitam, abu-abu, atau perak.
Bagaimana Perbandingannya dengan MacBook Air M5?
Apple memperkenalkan MacBook Air M5 pada 3 Maret 2026. Laptop tersebut membawa CPU 10-core, GPU dengan pilihan delapan atau sepuluh core, Neural Accelerator, serta Neural Engine 16-core.
MacBook Air M5 juga dilengkapi memori terintegrasi mulai dari 16 GB dan penyimpanan SSD mulai dari 512 GB. Apple menyediakan konfigurasi penyimpanan hingga 4 TB, lebih besar daripada kapasitas maksimum 1 TB yang saat ini disebut dalam bocoran MateBook Pro S.
Dari sisi baterai, Apple mengklaim MacBook Air M5 mampu digunakan untuk streaming video hingga 18 jam dan penelusuran web nirkabel hingga 15 jam. Klaim tersebut dibuat berdasarkan metode pengujian Apple sehingga hasil penggunaan sehari-hari dapat berbeda tergantung aplikasi, tingkat kecerahan layar, koneksi, dan konfigurasi perangkat.
MateBook Pro S belum mempunyai data baterai resmi. Karena itu, bobot 798 gram belum cukup untuk menyatakan bahwa laptop Huawei tersebut lebih unggul secara keseluruhan. Pengurangan bobot terkadang dapat memengaruhi kapasitas baterai, sistem pendingin, jumlah konektor, atau kekuatan struktur bodi.
HarmonyOS Bisa Menjadi Kelebihan Sekaligus Tantangan
MateBook Pro S diperkirakan akan menjalankan HarmonyOS, mengikuti strategi laptop Huawei generasi sebelumnya. MateBook Pro dan MateBook Fold menjadi bagian dari langkah Huawei mengembangkan komputer dengan sistem operasi sendiri setelah akses perusahaan terhadap sejumlah teknologi Amerika Serikat dibatasi.
HarmonyOS menawarkan integrasi dengan perangkat Huawei, termasuk ponsel dan tablet. Bagi pengguna yang sudah berada dalam ekosistem Huawei, perpindahan file dan penggunaan beberapa perangkat secara bersamaan berpotensi menjadi lebih praktis.
Namun, kompatibilitas aplikasi perlu menjadi perhatian utama bagi pengguna Indonesia. Aplikasi kantor, desain, akuntansi, pengembangan perangkat lunak, perangkat printer, serta layanan perusahaan tertentu belum tentu tersedia atau bekerja sama seperti pada Windows dan macOS.
Pengguna sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan desain dan bobot. Ketersediaan aplikasi yang digunakan setiap hari harus diperiksa sebelum memutuskan membeli perangkat berbasis HarmonyOS.
Apakah MateBook Pro S Akan Masuk Indonesia?
Sampai 31 Juli 2026, Huawei belum mengumumkan harga, tanggal penjualan, maupun negara pemasaran MateBook Pro S. Belum diketahui pula apakah perangkat ini akan diluncurkan secara global atau hanya dipasarkan di China.
Kemungkinan masuk ke Indonesia juga belum dapat dipastikan. Peluncuran global biasanya memerlukan pengumuman terpisah, kesiapan layanan purnajual, dukungan bahasa, kompatibilitas aplikasi, serta pemenuhan regulasi perangkat di negara tujuan.
Pengguna Indonesia yang tertarik sebaiknya menunggu pengumuman resmi Huawei Indonesia. Membeli versi China melalui jalur impor dapat menimbulkan keterbatasan terkait garansi, bahasa sistem, aplikasi lokal, tata letak keyboard, layanan perbaikan, dan dukungan perangkat lunak.
Siapa yang Cocok Menunggu Huawei MateBook Pro S?
MateBook Pro S berpotensi menarik bagi pekerja mobile, mahasiswa, eksekutif, dan pengguna yang sering membawa laptop dalam perjalanan. Perbedaan bobot sekitar 432 gram dibandingkan MacBook Air M5 dapat terasa ketika perangkat harus dibawa setiap hari bersama charger dan perlengkapan lainnya.
Perangkat ini juga layak diperhatikan oleh pengguna yang sudah memakai ponsel, tablet, atau perangkat wearable Huawei dan ingin memanfaatkan integrasi antargawai.
Sebaliknya, pengguna yang bergantung pada aplikasi Windows, membutuhkan Xcode untuk pengembangan aplikasi Apple, atau menginginkan kompatibilitas perangkat lunak yang sudah terbukti sebaiknya tidak terburu-buru. MacBook Air M5 dan berbagai laptop Windows tipis masih menjadi pilihan yang lebih mudah dipastikan kompatibilitasnya.
Kesimpulan
Huawei MateBook Pro S berpotensi menjadi salah satu laptop flagship paling ringan apabila bobot 798 gram dalam bocoran terbukti akurat. Dibandingkan MacBook Air 13 inci M5 yang berbobot 1,23 kilogram, perangkat Huawei tersebut sekitar 35 persen lebih ringan.
Meski demikian, spesifikasi MateBook Pro S belum diumumkan secara resmi. Klaim mengenai prosesor Kirin XE90, pilihan RAM, kapasitas penyimpanan, edisi layar, dan jadwal peluncuran masih harus diperlakukan sebagai rumor.
Informasi mengenai ketebalan, baterai, ukuran layar, harga, kompatibilitas aplikasi, dan ketersediaan di Indonesia juga belum diketahui. Keputusan pembelian sebaiknya dibuat setelah Huawei mengumumkan spesifikasi final dan memperjelas dukungan HarmonyOS untuk aplikasi yang dibutuhkan pengguna Indonesia.
Sumber dan Referensi
- Bocoran Huawei MateBook Pro S dan Kirin XE90 - Notebookcheck.
- Spesifikasi teknis MacBook Air 13 inci M5 - Apple Support Indonesia.
- Pengumuman MacBook Air dengan M5 - Apple Newsroom Indonesia.
- Informasi prosesor Kirin X90 pada MateBook Pro dan MateBook Fold - IT之家.
- Peluncuran laptop pertama Huawei berbasis HarmonyOS - Reuters.
Terakhir diperiksa: 31 Juli 2026
Saran Internal Link
- Perbandingan Huawei MateBook dan MacBook Air untuk kebutuhan kerja
- Mengenal HarmonyOS PC dan perbedaannya dengan Windows
- Rekomendasi laptop tipis dan ringan untuk pekerja mobile
- Panduan memilih laptop berdasarkan sistem operasi
- Kelebihan dan kekurangan laptop dengan prosesor ARM
Catatan Fakta yang Masih Perlu Diverifikasi
- Nama resmi MateBook Pro S.
- Bobot final perangkat dalam konfigurasi penjualan.
- Ketebalan dan dimensi bodi.
- Penggunaan prosesor Kirin XE90.
- Ukuran, resolusi, dan teknologi layar.
- Kapasitas serta daya tahan baterai.
- Harga resmi setiap varian.
- Jadwal penjualan di China dan pasar global.
- Ketersediaan resmi di Indonesia.
- Dukungan aplikasi dan bahasa pada HarmonyOS.
- Artikel sumber utama JagatReview yang disebutkan dalam brief belum berhasil ditemukan atau diverifikasi pada pemeriksaan ini.


Posting Komentar