Mencari tablet murah untuk edit video pada 2026 tidak cukup hanya melihat kapasitas RAM atau ukuran layar. Pengguna juga perlu mempertimbangkan kekuatan chipset, kualitas warna layar, jenis penyimpanan, dukungan aplikasi, serta kemampuan baterai ketika melakukan rendering.
Berdasarkan produk yang telah tersedia di Indonesia hingga 4 Agustus 2026, Redmi Pad 2 Pro menjadi pilihan paling ekonomis, Xiaomi Pad 8 menawarkan performa Android paling kencang dalam daftar ini, sedangkan iPad A16 unggul karena ekosistem aplikasi kreatifnya. Ketiganya tetap memiliki batasan dan belum tentu menggantikan laptop untuk proyek profesional yang kompleks.
Pasar tablet murah semakin menarik bagi kreator
Xiaomi Indonesia membawa Xiaomi Pad 8 ke pasar Indonesia pada 3 Maret 2026. Tablet tersebut menggunakan Snapdragon 8s Gen 4 dan diposisikan untuk kebutuhan produktivitas, desain, serta penyuntingan video dalam perangkat yang lebih ringkas daripada laptop. Harga resminya berada di kisaran Rp7 jutaan hingga Rp8 jutaan, tergantung program penjualan yang berlaku.
Sementara itu, Redmi Pad 2 Pro telah diperkenalkan di Indonesia pada November 2025 dengan harga peluncuran Rp4.499.000 untuk konfigurasi RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB. Perangkat ini masih relevan pada 2026 karena menawarkan layar besar, baterai 12.000 mAh, serta penyimpanan yang dapat diperluas.
Apple juga masih menjual iPad 11 inci dengan chip A16 sebagai model iPad paling terjangkau. Perangkat ini resmi tersedia di Indonesia sejak Mei 2025 dan masih tercantum dalam jajaran iPad Apple pada Agustus 2026. Harga iPad A16 128 GB di jaringan reseller resmi berada di sekitar Rp7 jutaan, tetapi dapat berubah mengikuti promosi.
Perbandingan tablet murah untuk edit video pada 2026
| Tablet | Chipset | Layar | Memori utama | Baterai | Harga acuan |
|---|---|---|---|---|---|
| Redmi Pad 2 Pro | Snapdragon 7s Gen 4 | 12,1 inci, 2.5K, 120 Hz | 8 GB/256 GB | 12.000 mAh, 33 W | Rp4.499.000 saat peluncuran |
| Xiaomi Pad 8 | Snapdragon 8s Gen 4 | 11,2 inci, 3.2K, 144 Hz | 8 GB/256 GB | 9.200 mAh, 45 W | Sekitar Rp7.999.000 |
| iPad A16 | Apple A16 | 11 inci, 2360 × 1640 piksel | Penyimpanan mulai 128 GB | Hingga 10 jam pemutaran video atau penggunaan web | Sekitar Rp7.999.000 |
Data spesifikasi dirangkum dari halaman resmi Xiaomi dan Apple serta laporan peluncuran Jagat Review. Harga dapat berubah berdasarkan stok, wilayah, varian, dan promosi penjual.
1. Redmi Pad 2 Pro, paling ekonomis untuk editing ringan
Redmi Pad 2 Pro menjadi pilihan pertama bagi pengguna yang ingin mulai mengedit video tanpa mengeluarkan biaya mendekati harga laptop. Snapdragon 7s Gen 4 yang digunakan memang bukan chipset flagship, tetapi masih memadai untuk memotong klip, menambahkan musik, menyusun beberapa lapisan video, dan mengekspor konten media sosial.
Konfigurasinya menggunakan RAM 8 GB dan penyimpanan UFS 2.2 berkapasitas 256 GB. Tersedia pula slot kartu memori hingga 2 TB, sehingga pengguna dapat menyimpan lebih banyak footage tanpa terus memindahkan file ke komputer atau penyimpanan awan.
Layar IPS 12,1 inci memberikan ruang cukup luas untuk menampilkan timeline. Resolusi 2560 × 1600 piksel dan refresh rate hingga 120 Hz juga membuat navigasi terasa responsif. Dalam pengujian Jagat Review, cakupan warna layar berada mendekati 100 persen sRGB, sehingga cukup layak untuk pembuatan konten internet, meskipun belum menggantikan monitor profesional yang telah dikalibrasi.
Kelebihan terbesarnya adalah baterai 12.000 mAh. Xiaomi mengklaim daya tersebut dapat digunakan untuk pemutaran video hingga 14,24 jam dalam kondisi pengujian internal. Hasil sebenarnya dapat lebih pendek ketika pengguna melakukan rendering, menaikkan kecerahan layar, menggunakan banyak efek, atau mengaktifkan beberapa aplikasi sekaligus.
Redmi Pad 2 Pro paling cocok untuk editor pemula, pelajar, pengelola media sosial, dan kreator yang lebih sering membuat video pendek 1080p. Untuk proyek 4K dengan banyak efek, koreksi warna kompleks, dan lapisan grafis berat, pengguna perlu menurunkan resolusi pratinjau atau menggunakan sistem proxy agar proses editing tetap nyaman.
2. Xiaomi Pad 8, performa Android paling kencang
Xiaomi Pad 8 menjadi pilihan yang lebih menarik bagi pengguna yang mengutamakan kecepatan. Snapdragon 8s Gen 4 dibuat dengan proses 4 nanometer dan memiliki performa CPU serta GPU lebih tinggi daripada chipset kelas menengah yang digunakan Redmi Pad 2 Pro.
Xiaomi secara khusus menyebut chipset tersebut dapat menangani pekerjaan kreatif seperti penyuntingan video. Namun, klaim ini tidak berarti seluruh aplikasi Android akan memiliki kemampuan dan kecepatan yang sama. Optimalisasi aplikasi, format video, codec, resolusi, efek, dan suhu perangkat tetap memengaruhi waktu rendering.
Layarnya menjadi salah satu daya tarik utama. Panel 11,2 inci tersebut memiliki resolusi 3200 × 2136 piksel, refresh rate adaptif hingga 144 Hz, kedalaman warna 12-bit, kecerahan puncak 800 nit, serta dukungan gamut warna DCI-P3. Spesifikasi ini memberi ruang lebih baik untuk memeriksa detail gambar dan warna dibandingkan tablet murah dengan layar Full HD biasa.
Xiaomi Pad 8 menjalankan HyperOS 3 dan menyediakan Mode Workstation untuk membuka beberapa jendela aplikasi. Fitur tersebut membantu ketika pengguna ingin memindahkan file, membuka catatan produksi, dan menjalankan aplikasi editing secara berdampingan.
Baterai 9.200 mAh diklaim mampu memberikan pemutaran video berkelanjutan hingga 17,78 jam berdasarkan pengujian internal Xiaomi. Angka tersebut bukan gambaran waktu rendering, karena proses ekspor video menggunakan CPU dan GPU secara lebih intensif. Pengisi daya 45 W juga dijual terpisah pada paket tertentu, sehingga isi kotak perlu diperiksa sebelum membeli.
Xiaomi Pad 8 cocok untuk pengguna Android yang rutin mengedit konten 1080p, menangani video pendek 4K, atau membutuhkan tablet untuk editing sekaligus produktivitas. Meski demikian, tablet ini belum ideal untuk menggantikan workstation profesional yang menangani proyek panjang, efek berat, dan alur kerja dengan banyak perangkat penyimpanan eksternal.
3. iPad A16, unggul dalam pilihan aplikasi kreatif
iPad A16 menawarkan pendekatan berbeda. Spesifikasi layarnya tidak semewah Xiaomi Pad 8 karena masih menggunakan refresh rate 60 Hz, tetapi chip A16 dan optimalisasi iPadOS membuat performanya tetap menarik untuk penyuntingan video.
Apple menyebut chip A16 mampu digunakan untuk mengedit video 4K. Selain aplikasi sederhana seperti iMovie, pengguna juga dapat memasang aplikasi editing pihak ketiga. DaVinci Resolve untuk iPad, misalnya, mensyaratkan minimal iPadOS 16 dan chip A12 Bionic atau yang lebih baru, sehingga iPad A16 memenuhi persyaratan dasarnya. Namun, sebagian fitur tingkat lanjut dapat bekerja lebih terbatas dibandingkan pada iPad dengan chip seri M.
Layar Liquid Retina 11 inci mempunyai resolusi 2360 × 1640 piksel, kecerahan 500 nit, teknologi True Tone, serta cakupan warna sRGB. Warna yang ditampilkan cukup konsisten untuk konten web dan media sosial, tetapi pengguna yang bekerja dengan gamut DCI-P3 secara profesional sebaiknya mempertimbangkan iPad Air atau monitor eksternal yang telah dikalibrasi.
Apple mengklaim baterainya dapat bertahan hingga 10 jam untuk menjelajahi web melalui Wi-Fi atau menonton video. Waktu penggunaan saat rendering akan lebih singkat dan dipengaruhi oleh kompleksitas proyek.
Keterbatasan penting lainnya adalah port USB-C dengan kecepatan USB 2.0 hingga 480 Mbps. Pemindahan footage berukuran puluhan gigabita dari SSD atau kartu kamera dapat terasa lebih lambat daripada tablet yang memiliki koneksi USB lebih cepat.
iPad A16 paling cocok bagi pengguna yang sudah menggunakan iPhone atau Mac, mengutamakan aplikasi kreatif, dan menginginkan performa stabil. Pilih kapasitas penyimpanan dengan hati-hati karena iPad tidak menyediakan slot microSD.
Mana yang paling layak dibeli?
Untuk anggaran sekitar Rp4 jutaan, Redmi Pad 2 Pro memberikan nilai paling tinggi. Layarnya besar, baterainya sangat besar, dan penyimpanan dapat diperluas. Perangkat ini paling masuk akal untuk video pendek 1080p dan pekerjaan kreatif ringan.
Xiaomi Pad 8 lebih tepat bagi pengguna Android yang membutuhkan chipset lebih kencang, layar dengan gamut warna lebih luas, dan pengalaman multitasking yang lebih baik. Selisih harganya layak dipertimbangkan apabila tablet akan digunakan secara rutin untuk produksi konten.
Sementara itu, iPad A16 menjadi pilihan yang lebih aman bagi pengguna yang memprioritaskan aplikasi. Performanya masih kuat, tetapi layar 60 Hz, port USB 2.0, dan penyimpanan tanpa microSD perlu dipertimbangkan sebelum membeli.
Risiko dan keterbatasan yang perlu diperhatikan
Istilah “rendering cepat” tidak dapat ditentukan hanya dari chipset. Video 1080p berdurasi satu menit tentu memiliki beban berbeda dengan video 4K 60 fps yang memakai stabilisasi, efek kecerdasan buatan, beberapa lapisan, dan koreksi warna.
Tidak tersedia hasil pengujian rendering terstandardisasi dengan proyek, aplikasi, codec, dan pengaturan yang sama untuk ketiga tablet tersebut. Karena itu, perbandingan dalam artikel ini didasarkan pada spesifikasi, posisi performa chipset, kemampuan layar, baterai, dan dukungan perangkat lunak.
Harga serta bonus keyboard, stylus, dan pengisi daya juga dapat berubah. Pengguna disarankan memeriksa isi paket, garansi resmi Indonesia, ketersediaan aplikasi yang akan digunakan, serta dukungan format video sebelum melakukan pembelian.
Kesimpulan
Redmi Pad 2 Pro merupakan tablet murah paling rasional untuk editor pemula karena menawarkan layar besar, baterai 12.000 mAh, dan penyimpanan yang dapat diperluas. Xiaomi Pad 8 lebih cocok untuk pengguna yang membutuhkan performa Android lebih tinggi dan layar DCI-P3, sedangkan iPad A16 unggul melalui dukungan aplikasi kreatif di iPadOS.
Tidak satu pun dari ketiganya otomatis menggantikan laptop profesional. Namun, untuk membuat konten TikTok, Instagram, YouTube Shorts, video pembelajaran, dan produksi ringan saat bepergian, ketiga tablet tersebut merupakan pilihan yang relevan pada 2026.
Sumber dan referensi
- Review Redmi Pad 2 Pro Jagat Review.
- Peluncuran Redmi Pad 2 Pro di Indonesia Jagat Review.
- Peluncuran Xiaomi Pad 8 di Indonesia Jagat Review.
- Spesifikasi Xiaomi Pad 8 Xiaomi Indonesia.
- Spesifikasi Redmi Pad 2 Pro Xiaomi Indonesia.
- Spesifikasi iPad A16 Apple.
- Persyaratan DaVinci Resolve untuk iPad Blackmagic Design.
Terakhir diperiksa: 4 Agustus 2026
Baca Juga
- Rekomendasi aplikasi edit video terbaik untuk tablet Android
- Perbandingan tablet Android dan iPad untuk content creator
- Cara memilih kapasitas penyimpanan tablet untuk editing
- Panduan memindahkan video dari kamera ke tablet
- Rekomendasi aksesori keyboard dan stylus untuk tablet
Catatan fakta yang masih perlu diverifikasi
- Harga dan stok terbaru di setiap toko resmi pada saat artikel diterbitkan.
- Isi paket penjualan, terutama adaptor Xiaomi Pad 8.
- Ketersediaan serta versi terbaru aplikasi editing di Google Play dan App Store Indonesia.
- Waktu ekspor video dengan proyek dan pengaturan yang identik pada ketiga perangkat.


Posting Komentar