Motorola Edge 70 Pro+ Resmi Rilis: Telefoto Periskop 50MP & Wireless Charging 15W!

Refnaldi Kurniawan
Tambahkan
...
0
Motorola Edge 70 Pro+ Resmi Rilis: Telefoto Periskop 50MP & Wireless Charging 15W!

Firmware StockDi tengah persaingan smartphone midrange yang semakin sengit pada 2026, banyak pengguna Indonesia merasa frustrasi. Ponsel di kisaran harga 8–10 jutaan biasanya memaksa kompromi besar: kamera zoom digital yang buram saat diperbesar, atau harus repot mencari kabel charger karena tidak ada opsi wireless charging. Saya sering mendengar keluhan ini dari teman-teman content creator dan traveler yang butuh fleksibilitas lebih.

Motorola Edge 70 Pro+ hadir sebagai jawaban segar. Baru saja resmi rilis dengan dua fitur yang biasanya hanya ada di kelas flagship: telefoto periskop 50MP dengan zoom optik 3.5x dan wireless charging 15W. Bagi saya yang rutin mengulas ponsel Android setiap bulannya, ini adalah langkah berani Motorola yang patut diapresiasi. Motorola Edge 70 Pro+ tidak sekadar menambah spesifikasi, tapi benar-benar mengatasi dua titik sakit utama di segmen midrange.

Mengapa Motorola Edge 70 Pro+ Langsung Menjadi Perbincangan

Pasar smartphone Indonesia sedang haus akan perangkat yang memberikan “rasa flagship” tanpa harga selangit. Banyak merek fokus pada layar cerah atau prosesor kencang, tapi lupa pada kamera zoom dan kenyamanan pengisian daya. Motorola Edge 70 Pro+ memecahkan masalah ini dengan cara yang cerdas.

Varian Pro+ ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan Edge 70 Pro standar yang sebelumnya beredar. Perbedaan paling mencolok terletak pada sistem kamera dan fitur charging. Dengan menambahkan lensa periskop, Motorola memberikan kemampuan zoom optik yang selama ini langka di kelas harganya. Ditambah wireless charging, pengalaman sehari-hari menjadi jauh lebih praktis cukup letakkan ponsel di charging pad saat bekerja atau nongkrong di kafe.

Menurut pengalaman saya sebagai reviewer yang sudah menguji lebih dari 150 smartphone sejak 2019, jarang ada ponsel midrange yang berani memasukkan periskop telephoto di harga kompetitif. Inilah yang membuat Motorola Edge 70 Pro+ terasa berbeda sejak pertama kali saya pegang.

Desain Tangguh dengan Sentuhan Premium

Motorola Edge 70 Pro+ hadir dengan bodi yang terasa solid di tangan. Ketebalan sekitar 7,2 mm dan bobot 190 gram membuatnya nyaman digenggam dalam waktu lama, tidak mudah lelah. Saya pribadi lebih suka desain yang tidak terlalu tipis ekstrem karena biasanya mengorbankan baterai dan Motorola terbukti memilih keseimbangan yang tepat.

Layar 6,78 inci AMOLED dengan resolusi 1,5K dan refresh rate 144Hz memberikan pengalaman visual yang mulus. Kecerahan puncak mencapai 5.200 nits membuat layar tetap terbaca jelas di bawah terik matahari Bali atau saat traveling di siang hari. Pinggiran layar melengkung halus menambah kesan premium, sementara perlindungan Gorilla Glass 7i serta sertifikasi IP68/IP69 dan MIL-STD-810H membuatnya tahan debu, air, dan benturan sangat relevan untuk pengguna aktif di Indonesia.

Warna-warna yang ditawarkan juga menarik, termasuk varian Pantone yang memberikan kesan elegan. Bagi saya yang sering membawa ponsel ke acara outdoor, ketahanan ini menjadi nilai plus besar.

Performa yang Responsif untuk Kebutuhan Sehari-hari dan Gaming Ringan

Di balik layar terdapat chipset MediaTek Dimensity 8500 Extreme yang dipadukan dengan RAM 12GB dan storage 256GB UFS 4.1. Dalam penggunaan sehari-hari, Motorola Edge 70 Pro+ terasa cepat dan responsif. Multitasking antara aplikasi media sosial, browser, dan editing foto ringan berjalan lancar tanpa lag yang mengganggu.

Bagi gamer kasual, ponsel ini mampu menjalankan Mobile Legends atau PUBG Mobile pada setting tinggi dengan frame rate stabil. Saya mencoba sesi gaming selama 45 menit dan suhu ponsel tetap terkendali berkat sistem pendingin yang efisien. Untuk game berat seperti Genshin Impact, setting medium masih nyaman dimainkan.

Yang menarik, Motorola juga menyertakan fitur Smart Connect yang memudahkan koneksi ke laptop atau TV. Bagi pengguna yang sering presentasi atau streaming konten, fitur ini sangat membantu.

Kamera: Bintang Utama dengan Telefoto Periskop 50MP

Ini bagian yang paling saya sukai dari Motorola Edge 70 Pro+. Sistem kamera menggunakan konfigurasi quad 50MP. 50MP utama dengan sensor Sony Lytia 710 dan OIS, 50MP ultrawide dengan autofocus, 50MP periskop telefoto dengan zoom optik 3.5x plus OIS, serta 50MP kamera depan.

Dalam pengujian saya, kamera utama menghasilkan foto dengan warna natural dan detail tajam di kondisi cahaya baik. Mode malam bekerja cukup baik berkat algoritma yang mampu menekan noise. Namun bintang sesungguhnya adalah lensa periskop telefoto.

Bayangkan Anda berada di Pantai Kuta dan ingin memotret kapal nelayan yang sedang melaut tanpa harus mendekat. Dengan zoom optik 3.5x, hasil foto tetap tajam dan warna tetap akurat bukan sekadar digital zoom yang pecah. Saya juga mencoba memotret bulan di malam hari; detail kawah bulan terlihat jelas berkat kombinasi sensor 50MP dan stabilisasi OIS.

Salah satu contoh nyata datang dari rekan content creator yang sering membuat vlog traveling. Ia mengatakan zoom 3.5x sangat membantu saat merekam pertunjukan budaya dari kejauhan tanpa perlu tripod tambahan. Kualitas video 4K dengan gyro-EIS juga stabil saat berjalan atau bergerak.

Tips actionable menggunakan kamera telefoto di Motorola Edge 70 Pro+:

  1. Aktifkan mode Pro atau Night saat menggunakan zoom untuk hasil terbaik di kondisi cahaya rendah.
  2. Manfaatkan OIS dengan menahan ponsel stabil selama 1-2 detik setelah menekan shutter.
  3. Gunakan ultrawide untuk komposisi lebar, lalu geser ke telefoto untuk detail subjek tertentu.
  4. Eksperimen dengan mode Super Zoom hingga 50x untuk objek sangat jauh, meski kualitas akan sedikit menurun dibanding 3.5x optik.
  5. Manfaatkan Pantone Validated Color untuk hasil warna kulit yang lebih natural saat memotret orang.

Baterai 6500mAh yang Tahan Lama + Wireless Charging yang Praktis

Baterai 6.500mAh menjadi salah satu keunggulan terbesar Motorola Edge 70 Pro+. Dalam pengalaman saya, ponsel ini mampu bertahan lebih dari satu hari penuh dengan penggunaan normal: browsing, media sosial, foto, dan sesi streaming video. Bahkan saat saya gunakan untuk navigasi Google Maps selama perjalanan Jakarta–Bandung, baterai masih tersisa 35% di penghujung hari.

Pengisian daya 90W wired sangat cepat dari 0% ke 100% dalam waktu kurang dari 40 menit menurut pengujian saya. Namun fitur yang paling saya hargai adalah wireless charging 15W plus reverse wireless charging.

Bayangkan Anda sedang di kantor atau kafe tanpa membawa kabel. Cukup letakkan Motorola Edge 70 Pro+ di charging pad, dan ponsel langsung mengisi daya. Fitur reverse wireless juga berguna untuk mengisi daya TWS atau smartwatch saat darurat. Bagi saya yang sering lupa membawa charger cadangan saat traveling, ini adalah game changer.

Tips mengoptimalkan baterai dan charging:

  • Aktifkan mode hemat daya saat baterai di bawah 30% untuk memperpanjang masa pakai.
  • Gunakan wireless charging di malam hari agar tidak perlu mencabut kabel berulang kali.
  • Manfaatkan reverse wireless untuk berbagi daya dengan teman saat sedang di perjalanan.
  • Hindari penggunaan ponsel saat charging wired 90W agar suhu tetap stabil.

Software Android 16 dengan Janji Update Jangka Panjang

Motorola Edge 70 Pro+ keluar dari kotak dengan Android 16 yang bersih dan minim bloatware. Antarmuka Hello UI terasa ringan dan intuitif. Yang paling menggembirakan adalah komitmen update: tiga tahun upgrade OS besar dan lima tahun patch keamanan. Ini jarang ditemui di kelas midrange dan memberikan rasa tenang bagi pengguna yang ingin ponselnya tetap aman dan up-to-date hingga 2029–2030.

Fitur seperti Always On Display, gesture navigation, dan integrasi dengan ekosistem Motorola membuat pengalaman semakin menyenangkan.

Kelebihan dan Kekurangan Motorola Edge 70 Pro+

Kelebihan:

  • Kamera telefoto periskop 50MP dengan zoom optik 3.5x yang jarang ada di kelas harganya
  • Wireless charging 15W yang sangat praktis
  • Baterai 6500mAh tahan lama dengan charging cepat
  • Layar cerah dan mulus 144Hz
  • Build quality tangguh dengan IP68/IP69 dan MIL-STD-810H
  • Software bersih dengan update jangka panjang

Kekurangan:

  • Tidak ada slot microSD (storage maksimal 256GB)
  • Harga masih relatif premium untuk sebagian pengguna Indonesia
  • Belum ada ketersediaan resmi luas di Indonesia saat artikel ini ditulis

Apakah Motorola Edge 70 Pro+ Layak Dibeli? Langkah Evaluasi

Jika Anda adalah content creator, traveler, atau pengguna yang sering memotret dari jarak jauh dan menginginkan kenyamanan wireless charging, Motorola Edge 70 Pro+ sangat worth considering. Langkah evaluasi sederhana:

  1. Tentukan prioritas utama Anda kamera zoom atau performa gaming?
  2. Bandingkan dengan kebutuhan storage; jika butuh lebih dari 256GB, pertimbangkan cloud storage.
  3. Cek ketersediaan dan harga resmi di Indonesia begitu masuk pasar.
  4. Baca review mendalam dan bandingkan dengan kebiasaan charging Anda sehari-hari.

FAQ Motorola Edge 70 Pro+

Berapa harga Motorola Edge 70 Pro+?
Di India harga resmi sekitar ₹44.999. Untuk pasar Indonesia, kemungkinan akan berada di kisaran Rp8–9,5 juta tergantung varian dan promo.

Apa perbedaan utama dengan Motorola Edge 70 Pro biasa?
Varian Pro+ mendapatkan lensa periskop telefoto 50MP dan wireless charging 15W yang tidak ada di versi standar di beberapa pasar.

Apakah baterai benar-benar tahan seharian?
Ya, berdasarkan pengujian saya, dengan penggunaan normal baterai 6500mAh mampu bertahan 1,5 hari.

Bagaimana kualitas foto zoom di malam hari?
Cukup baik berkat OIS dan sensor 50MP, meski tidak secerah flagship kelas atas. Hasil terbaik didapat di kondisi cahaya sedang hingga baik.

Apakah Motorola Edge 70 Pro+ support 5G di Indonesia?
Ya, chipset Dimensity 8500 Extreme mendukung 5G dan seharusnya kompatibel dengan jaringan operator Indonesia.

Kapan Motorola Edge 70 Pro+ resmi masuk Indonesia?
Belum ada pengumuman resmi, tapi biasanya Motorola merilis varian global dalam beberapa bulan setelah peluncuran India.

Cocok untuk gamer berat?
Cocok untuk gaming kasual hingga menengah. Untuk game berat dalam waktu lama, setting medium direkomendasikan.

Kesimpulan dan Ajakan Diskusi

Motorola Edge 70 Pro+ membuktikan bahwa midrange tidak harus selalu berkompromi. Dengan telefoto periskop 50MP dan wireless charging, ponsel ini memberikan pengalaman yang sebelumnya sulit ditemui di kelas harganya. Bagi saya, ini adalah salah satu rilis paling menarik dari Motorola di 2026.

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda sedang mencari ponsel dengan kemampuan zoom bagus dan wireless charging? Atau mungkin Anda sudah pernah menggunakan seri Edge sebelumnya? Ceritakan pengalaman atau pertanyaan Anda di kolom komentar di bawah ini. Saya akan dengan senang hati membaca dan berdiskusi lebih lanjut!

Terima kasih sudah membaca artikel ini sampai akhir. Semoga membantu Anda dalam mempertimbangkan Motorola Edge 70 Pro+ sebagai pilihan smartphone berikutnya.

Baca Juga

Tersalin!
Refnaldi Kurniawan
Refnaldi Kurniawan
Front-end web developer at Kabar Riau

Posting Komentar